KONGKRIT.COM - Kabupaten Tulungagung kembali menjadi tuan rumah Kontes Sapi Nasional Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI) Kediri Raya 2024. Kontes sapi bertempat di Pasar Hewan Terpadu Tulungagung desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol diselenggarakan oleh APPSI Kediri Raya dengan bekerja sama Disnakkeswan Tulungagung. Kontes dilaksanakan selama 2 hari yakni mulai tanggal 20 hingga 21 Oktober 2024.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tulungagung (Disnakkeswan) Tulungagung, Mulyanto dalam kesempatan tersebut mengatakan, Kabupaten Tulungagung saat ini mempunyai potensi ternak sapi sebanyak kurang lebih 123 ribu ekor yang mampu menyumbang 2,4 persen populasi di provinsi Jawa Timur yang berjulukan 5 juta ekor. Sedangkan untuk sapi perah Kabupaten Tulungagung sebesar 26 ribu ekor dan mampu menyumbang 8 persen populasi sapi perah di provinsi Jawa Timur yang berjumlah 314 ribu ekor.
"Kami berharap kabupaten Tulungagung mampu memberikan sumbangan untuk ketersediaan pangan melalui peningkatan populasi sapi potong. Dan mudah mudahan dengan adanya kontes semacam ini semangat para peternak sapi bangkit kembali," terang Mulyanto saat membacakan sambutan Pj.Bupati Tulungagung, Heru Suseno, Sabtu (19/10/2024).
Ditambahkannya, laju pertumbuhan penduduk dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, hal ini menyebabkan terjadinya peningkatan kebutuhan protein hewani khususnya komoditas daging. Dan untuk mengimbangi kebutuhan tersebut maka juga diperlukan adanya peningkatan produksi peternakan sapi potong.Oleh karena itu menurut Mulyanto, peningkatan produksi harus terus dipacu dengan berbagai program diantaranya yaitu pengembangan peternakan rakyat, penyediaan bibit unggul melalui program inseminasi buatan, pengembangan sentra - sentra pembibitan di pedesaan, pengembangan makanan ternak serta pelaku usaha pakan ternak dan meningkatkan mutu kesehatan hewan serta peningkatan SDM pelaku usaha peternakan.

"Untuk melaksanakan program tersebut tidak bisa dilakukan oleh Pemerintah saja melainkan perlu adanya peran serta dari berbagai pihak dan stakeholder terkait lainnya," tambahnya.
Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada APPSI yang telah menyelenggarakan kontes tersebut. Menurutnya, ini merupakan momen yang sangat strategis untuk meningkatkan gairah masyarakat peternakan agar lebih giat untuk mengembangkan sapi potong pasca adanya wabah penyakit mulut dan kuku tahun 2022.
"Atas terselenggaranya acara ini, kami sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada segenap panitia kontes ternak dan masyarakat peternakan yang ikut berpartifipasi aktif mengadakan kontes sapi yang bekerja sama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tulungagung,” pungkasnya.