Belum Banyak Yang Tau! Ternyata Begini Asal Mula Penamaan Malioboro di Yogyakarta

×

Belum Banyak Yang Tau! Ternyata Begini Asal Mula Penamaan Malioboro di Yogyakarta

Bagikan berita
Belum Banyak Yang Tau! Ternyata Begini Asal Mula Penamaan Malioboro di Yogyakarta
Belum Banyak Yang Tau! Ternyata Begini Asal Mula Penamaan Malioboro di Yogyakarta

Di Jalan ini pernah terjadi perang hebat antara pejuang tanah air dengan pasukan Belanda yang dikenal dengan peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949.

Dulu, Malioboro menjadi pusat kehidupan masyarakat Jogja, tempat-tempat strategis seperti Kantor Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta, Pasar Induk Beringharjo, Teras Malioboro, hingga Istana Presiden Gedung Agung juga berada di kawasan ini.

Filosofi Penanaman Pohon Gayam dan Asem

Fakta menarik tentang Malioboro tidak berhenti sampai disitu saja.

Jika Sobat berjalan di sepanjang Jalan Malioboro, Sobat akan menemukan pohon asem dan gayam yang membentang di sepanjang kanan-kiri jalan.

Pemilihan tanaman ini ternyata memiliki filosofi dan makna tersendiri yang berfungsi untuk mengembalikan makna filsafat Jawa yang sempat dikatakan melebar.

Pohon gayam bermakna "ayam" atau "mengayomi". Sedangkan, pohon asem bermakna "Neng semakin" atau "menyenangkan" atau "memberi kesenangan".

Penanaman pohon asem dan gayam di Jalan Margo Utomo ini merupakan bagian dari penataan sumbu filosofi yang membentang dari Tugu Golog Gili Tugu Pal Putih Keraton hingga panggung Krapyak.

Sumbu filosofi menggambarkan tentang perjalanan hidup manusia sejak lahir hingga menemui ajal atau "sangkaning paraning Dumadi".

Hingga saat ini, Malioboro terus berkembang dengan mempertahankan konsep aslinya, seperti perubahan nama jalan yang tak jauh berubah dari nama sebelumnya.

Itulah dia Sobat, sejarah singkat penamaan Jalan Malioboro di Yogyakarta. Semoga informasi ini bermanfaat.

Editor : Hamdan Nabil
Sumber : Youtube Dolan Santai
Bagikan

Berita Terkait
Terkini