Ditempat terpisah Kepala Disnakertrans, Agus Santoso mengatakan dalam pelatihan kerja kejuruan ini pihaknya menggandeng Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang ada di wilayah Kabupaten Tulungagung.
"Setiap peserta nantinya akan memperoleh sertifikat kompetensi sehingga dapat digunakannya untuk mencari kerja karena mereka sudah memiliki kecakapan dalam keterampilan sesuai dengan standar ketentuan," terangnya.
Baca juga: Paslon GaBah Ajak Warga Masyarakat Tulungagung Sukseskan Pilkada 2024 dengan Penuh Riang Gembira
Dijelaskannya, Disnakertrans Tulungagung mengadakan pelatihan kerja sebanyak 13 kejuruan.Namun yang laksanakan di UPTD Disnakertrans Tulungagung Disnakertrans ada 7 kejuruan diantaranya adalah pengelasan, otomotif, tata rias, menjahit, perkantoran, design grafis, dan barista.
"Saya berharap para peserta mengikuti pelatihan dengan sebaik-baiknya agar kegiatan ini bermanfaat secara optimal. Keberhasilan usaha sektor informal sangat membantu upaya pemerintah untuk membuka lapangan kerja sehingga dapat mengurangi angka pengangguran yang pada akhirnya juga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada umumnya," pungkasnya. Editor : Arya Rajo Sampono