Dikatakan, untuk daerah kabupaten Tulungagung yang sering terdampak kekeringan disaat musim kemarau adalah wilayah Tulungagung Selatan, meliputi Kecamatan Kalidawir, Besuki, Campurdarat, Tanggunggunung, Pucanglaban dan beberapa desa di wilayah Gondang.
"Selain itu guna mengantisipasi terjadinya kekurangan air, masyarakat bisa melalui Pemdes setempat untuk mengusulkannya pembuatan sumur bor, barangkali kedepannya bisa untuk memenuhi kebutuhan air di saat datangnya musim kemarau," katanya.
Robinson mengatakan, dalam kunjungannya ke beberapa wilayah yang terdampak kekeringan, Pj Bupati Tulungagung pernah menyampaikan, sepanjang masyarakat mau mengusahakan untuk membuat sumur bor maka Pemkab Tulungagung akan memberikan bantuan seperti diantaranya, mesin pompa air dan berupa tangki-tangki air.
"Kekeringan di wilayah selatan rutin terjadi setiap tahunnya, seperti di wilayah Desa Winong Kalidawir, warga juga pernah mengajukan untuk meminta bantuan mesin penyedot air, kita sampaikan untuk berupaya melakukan pengeboran air. Pengeboran air bisa dianggarkan melalui Dana Desa (DD), karena anggaran desa sekarang cukup besar, minimal mereka bisa melakukan pengukuran dan lainnya bisa dimintakan bantuan dari Pemkab," tandasnya.
Masih menurutnya, musim kemarau bulan ini sudah mulai terasa, hanya saja serapan airnya masih terpenuhi akibat musim penghujan cukup panjang sehingga masih belum membutuhkan bantuan air bersih."Untuk saat ini kebutuhan air masih tercukupi, kemungkinan bulan Agustus atau September nanti sudah mulai ada permintaan dropping air bersih.Dan kami selalu siaga bila sewaktu-waktu ada permintaan dari masyarakat yang memerlukan bantuan air bersih, untuk itu kami juga terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam penanganannya," tutupnya.
Editor : Arya Rajo Sampono