Polisi Gagalkan Tawuran Antar Pelajar SMP di Wilayah Campurdarat Tulungagung

×

Polisi Gagalkan Tawuran Antar Pelajar SMP di Wilayah Campurdarat Tulungagung

Bagikan berita
Polisi di Tulungagung gagalkan aksi tawuran antar pelajar SMP di Campurdarat
Polisi di Tulungagung gagalkan aksi tawuran antar pelajar SMP di Campurdarat

KONGKRIT.COM - Aksi para pelajar dari SMPN 1 Campurdarat dan SMPN 2 Campurdarat yang hendak tawuran berhasil digagalkan oleh polisi. Hal ini disampaikan Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi, S.H., S.I.K., MTCP melalui Kasat Lantas Polres Tulungagung AKP Jodi Indrawan, S.I.K.

Menurut Kasat Lantas, pertikaian tersebut bermula dari adu bleyer knalpot yang dilakukan oleh pelajar dari kedua sekolah tersebut.

Kemudian, menerima adanya laporan dari masyarakat anggota Polsek Campurdarat langsung bergerak ke TKP di sebelah SPBU Campurdarat.

"Benar, pagi sampai siang tadi anggota Satlantas di lapangan bersama anggota Polsek Campurdarat berhasil mengamankan para pelajar SMPN 1 Campurdarat dan SMPN 2 Campurdarat yang hendak tawuran, untuk pertikaian dipicu karena adu bleyer knalpot di depan SMPN 2 Campurdarat pada Hari Senin kemarin," ujar AKP Jodi Indrawan, Selasa (30/07/2024).

Dijelaskannya, dari kejadian tersebut anggota Polsek Campurdarat yang di back up anggota Satlantas Polres Tulungagung berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 33 unit kendaraan roda dua milik para pelajar yang mayoritas tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.

“Untuk barang bukti kendaraan kita langsung amankan di Kantor Satlantas Polres Tulungagung dan para pelajar tersebut yang notabene masih dibawah umur akan kami kenakan sanksi tilang untuk memberikan efek jera," jelasnya.

Selanjutnya para pelajar tersebut diwajibkan ke kantor Satlantas untuk mengurus administrasi tilang dengan didampingi orang tua nya dan akan diberikan sosialisasi dan penyuluhan agar tidak mengulangi perbuatan serupa.

Salah satu pelajar berinisial DV (13) yang berhasil diamankan be mengaku menyesal dan kapok dengan kejadian pagi tadi.

“Saya menyesal dan tidak akan mengulangi nya lagi. Dan berjanji untuk tidak menggunakan knalpot brong lagi," ungkapnya.

"Dengan kejadian ini menjadi bukti bahwa Polri akan senantiasa selalu hadir di tengah masyarakat untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Sehingga tercipta situasi yang aman, selamat, tertib, dan lancar di Kabupaten Tulungagung," pungkas AKP Jodi.

Editor : Arya Rajo Sampono
Bagikan

Berita Terkait
Terkini